Point-Point Penting Mendirikan Minimarket Mandiri

Bisnis Minimarket

Point-Point Penting Mendirikan Minimarket Mandiri | Seperti yang telah Kita semuaa ketahui, bahwa belakangan ini banyak sekali bermunculan minimarket dalam lingkup jaringan perusahaan nasional, yaitu Alfxxxxx ataupun Indxxxxx. Hal ini, sudah pasti mengakibatkan persaingan membuka usaha ini jadi sangat ketat.

Di hampir semua perumahan, jalan raya, bahkan saat ini sampai ke pelosok pedesaan telah banyak berdiri minimarket tersebut. Secara tidak langsung, ini dapat menciutkan nyali mereka yang ingin berusaha minimarket sendiri.

Bersaing melawan jaringan minimarket bukan urusan gampang. Terbukti banyak minimarket yang dikelola mandiri harus gulung tikar ketika sepasang minimarket jaringan nasional itu berdiri di dekat mereka, akan tetapi selalu saja ada orang-orang yang tetap berani dan optimis mendirikan minimarket sendiri.

Mereka mempelajari dan mengadopsi apa yang menjadi keunggulan jaringan minimarket. Dengan pengelolaan yang baik tak mustahil bisa bersaing dengan minimarket-minimarket jaringan perusahaan nasional.

Dan Berikut Ini Adalah Point-point Penting untuk Mendirikan Minimarket Mandiri, Antara Lain ;

1. Perencanaan Bisnis.

Meski perputaran modal kerjanya cukup cepat, namun margin keuntungannya tipis. Bila tidak hati-hati mengelola, resiko usaha ini cukup besar. Oleh karena itu, sebelum benar-benar jauh melangkah, siapkan rencana bisnis. Perkirakan dengan cermat kebutuhan modal, potensi pendapatan dan biaya. Ada baiknya bersikap konservatif dalam memperkirakan kapan usaha ini akan balik modal.

2. Cari Lokasi / Tempat Usaha Strategis.

Usahakan dalam mencari lokasi, dimana Anda akan memdirikan minimarket carilah area / lokasi padat penduduk, misal: 500-1000 orang dalam radius 500-1000 m, atau sangat disarankan pada jalan raya, setidaknya dilalui 1000 orang /jam nya. Minimarket anda harus mudah dikunjungi, terlihat jelas, serta memiliki tempat parkir yang luas dan aman. Pertimbangkan pula tingkat persaingan baik yang berasal dari minimarket lain, toko kelontong dan supermarket.

3. Penampilan Dari Segi Desain dan Penataan.

Penetapan desain dan layout minimarket didasari pada ilmu psikologi konsumen, manajemen operasi, dan pengawasan toko. Minimarket anda harus tampil menarik, nyaman bagi pelanggan dalam berbelanja, juga memudahkan anda mengawasi gerak-gerik pelanggan dalam toko. Bila tak mau repot, tiru saja layout-layout yang diterapkan oleh minimarket jaringan. Selain menghemat waktu, kebanyakan pelanggan sudah familiar dengan layout tersebut.

4. Lengkapi Produk.

Pemilihan jenis produk, merek dan size didasari pada target pelanggan. Setidaknya ada 1000 sampai 4000 jenis barang yang perlu disediakan di sebuah minimarket, mencakup seluruh item keperluan rumah tangga. Jumlah ini tidak bisa dipenuhi dalam sekali jadi. Lakukan secara bertahap. Kenali produk mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang hanya sebagai pelengkap.

5. Penentuan Harga Jual.

Kebanyakan pelanggan minimarket peka mengenai harga. Keputusan menetapkan harga didasari pada target pelanggan, target penjualan dan margin yang anda harapkan. Untuk barang-barang pokok biasanya harga ditetapkan secara wajar. Sedangkan untuk barang-barang pelengkap, seperti peralatan rumah tangga, harga bisa dipatok lebih tinggi.

6. Pengadaan Barang / Supplier.

Ini bertujuan untuk menentukan dari siapa anda mendatangkan barang dagangan. Anda bisa ambil dari distributor, agen, grosir atau dari produsen langsung. Yang penting diperhatikan adalah seberapa lengkap jenis barang yang bisa dipasok, seberapa kompetitif harga yang ditawarkan, bagaimana termin pembayarannya, adakah disko atau promo menarik, apakah barang yang tak laku atau rusak bisa dikembalikan atau ditukar, apakah ada dukungan promosi (marketing support), dimana lokasi distributor dan siapa saja customer mereka selain anda.

7. Manajemen dan Perangkat Operasi.

Anda memerlukan sistem dan perangkat agar bisa mengelola usaha dengan baik, efisien dan efektif. Anda harus memiliki sistem pengawasan dan pencatatan administrasi yang baik. Mau tidak mau anda harus mengandalkan sistem yang komputer. Kini sudah banyak tersedia sistem POS atau point of sales yang siap digunakan.

8. Lengkapi Semua Ijin Usaha.

Pendirian suatu minimarket diatur dengan ijin-ijin tertentu. Penuhi semua ketentuan dan peraturan hukum agar usaha minimarket anda bisa berdiri dan beroperasi dengan tenang, aman dan selalu terkendali.

9. Tenaga Kerja / Karyawan.

Perlu Anda ketahui, bahwa sebagai mesin penggerak minimarket Anda, sangat diperlukan tenaga kerja / karyawan yang trampil, terlatih, serta amanah. Siapkan organisasi minimarket yang baik berikut job description untuk masing-masing karyawan. Berikan pelatihan terus-menerus, terutama pelatihan tentang mengenali berbagai karakter dan memberikan pelayanan yang baik pada pelanggan.

10. Program Pengiklanan / Promosi.

Kini pembukaan sebuah minimarket dirayakan secara meriah. Ini merupakan bagian dari promosi untuk memperkenalkan usaha anda. Promosi yang dilakukan biasanya dengan menerbitkan brosur secara berkala, mengadakan atraksi menarik di area minimarket atau memasang papan pengumuman di depan minimarket. Untuk membiayainya, sisihkan 1%-2% dari pendapatan anda.

 

sumber : dari berbagai sumber