ATSI Menghimbau Registrasi Kartu Perdana / SIM Card Harus Gunakan Identitas Asli

sim card register

ATSI ; Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia, bersama Kementrian komunikasi dan informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI),
mengajak serta mengimbau masyarakat untuk melakukan registrasi pelanggan kartu prabayar.
Registrasi tersebut harus dilakukan dengan menggunakan identitas asli pelanggan.

Pemerintah dalam hal ini ingin meminimalisir penyalahgunaan sarana dan fasilitas telekomunikasi untuk tindak kejahatan. “Salah satu upaya untuk mengurangi peluang terjadinya penyalahgunaan sarana telekomunikasi adalah dengan meningkatkan keakuratan data pelanggan kartu prabayar,”
Seperti yang diungkap Alexander Rusli sebagai Ketua Umum ATSI, dalam acara yang diselenggarakan di gedung Indosat, Jakarta, Rabu (16/7/2014).

Alex juga menambahkan bahwa, selama ini registrasi kartu prabayar dilakukan oleh pemilik kartu tersebut melalui berbagai cara yang disediakan oleh operator. “Misal dengan layanan costumer service, SMS ke 4444, web, hingga aplikasi yang tertanam langsung di handset atau SIM Tool Kit (STK) di simcard masing-masing operator,” jelas Alex.

Tapi ke depannya, registrasi tersebut akan dilakukan langsung oleh penjual outlet kartu tersebut.
Ketentuan ini mulai berlaku pada 17 Agustus 2014 dan diharapkan pada awal september semua pengguna baru kartu prabayar sudah melakukan registrasi dengan benar. Gerai yang ada juga dapat melakukan registrasi pelanggan. Identitas yang sah untuk dipergunakan melakukan registrasi adalah KTP, SIM, dan Passport.

Sementara itu pemerintah mengharapkan secara keseluruhan program ini akan rampung pada Maret 2015.
Alex juga mengatakan, akan ada reward and punisment bagi penjual kartu yang tidak mau melaksanakan ketentuan tersebut. Salah satunya adalah outlet yang membangkang akan dicabut izinnya untuk menjual kartu prabayar.

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2014/07/16/54/1013528/atsi-imbau-registrasi-kartu-perdana-dengan-identitas-asli